Senin , 23 September 2019
Home / Bangkalan / Ini Tanggapan Masyarakat Soal Provinsi Madura

Ini Tanggapan Masyarakat Soal Provinsi Madura

pulau Kahuripan-desa Gedugan Gili Genting Sumenep
pulau Kahuripan-desa Gedugan Gili Genting Sumenep

Isu pembentukan Provinsi Madura terus bergulir. Beberapa kegiatan dan seminar diselenggarakan dengan tujuan untuk menyerap aspirasi dan kesiapan masyarakat Madura menyongsong kemandiriannya lepas dari Jawa Timur.

Namun  isu kegiatan dan seminar tentang Provinsi Madura hanya dalam tataran elite saja yang ingin menjadi raja kecil menguasai pulau garam ini bukan kehendak grass root atau rakyat bawah.

Sekretaris Madura Institut Bagus Ilham menjelaskan isu Provinsi Madura tidak diimbangi oleh kajian dan persiapan yang komprehensif.

“Madura sebagai Provinsi bukan sekadar lepas dari Jawa Timur. Tapi Madura harus benar-benar mandiri,” ujar Bagus via pesan singkat, Jum’ at (8 April 2016).

Menurutnya, sejauh ini pihak yang mengatasnamakan Provinsi Madura belum punya program yang mampu membangkitkan kesadaran dan partisipasi masyarakat Madura dalam membangun Madura.

“Kami kira, Madura sebagai Provinsi bukan sekadar kemandirian dan tata kelola di bidang tekniknya saja. Madura itu unik dan kompleks. Makanya harus ada persiapan yang matang, kajian yang komprehensif untuk Provinsi Madura yang madani,” tegasnya.

Hal senada juga diungkapkan Anggota Komisi C DPRD Jatim Dapil Madura, Mahfud. Menurutnya, pembentukan Provinsi Madura lebih bersifat latah terhadap berdirinya provinsi-provinsi baru seperti Gorontalo dan Riau.

“Ayolah realistis. Jangan hanya bisa latah. Pembentukan provinsi itu sudah diatur oleh negara dan tidak dilarang. Tapi proses menuju ke sana, syarat dan rukunnya harus dipenuhi terlebih dahulu,” ucap Politisi Partai Demokrasi Perjuangan itu.

Lebih lanjut Mahfud mengharapkan agar semua elemen masyarakat lebih fokus terhadap kesejahteraan masyarakat Madura. “Sekarang yang mendesak itu adalah pengembangan infrastruktur, pengelolaan SDA, dan peningkatan SDM tanpa menghilangkan budaya agamis masyarakat Madura,” tegasnya.(Mas/red)

 

About focus

Lihat Juga

Tersinggung, Pria di Bangkalan Bacok Tetangganya Hingga Tewas

Bangkalan-, Diduga karena tersinggung dengan teguran tetangganya, pria di bangkalan bacok tetangganya hingga tewas. Jumlah …

Tak Terbukti Mengandung Zat Terlarang, 1.530 Permen Dot Dikembalikan

Bangkalan-, Setelah melalui uji Laboratium BPOM dan BNN Provinsi Jawa Timur, ribuan permen dot yang …

Razia Gabungan, Petugas Amankan 1.530 Botol Permen Dot di Bangkalan

Bangkalan-, Gelar razia gabungan ke berbagai toko, Polres Bangkalan, Dinas Kesehatan, Satuan Polisi Pamong Praja …

Korban Pembunuhan dengan Leher Nyaris Putus Temukan Titik Terang

   Bangkalan-, Kasus Pembunuhan Jamal yang ditemukan tewas sekitar 50 meter dari rumahnya dengan luka …

Polda Jatim Ikut Ungkap Dugaan Kasus Pembunuhan di Bangkalan

Ilustrasi Bangkalan-, Polda Jatim bantu Polres Bangkalan dan terjunkan anjing pelacak untuk ungkap kasus pembunuhan …

Tragis! Wanita Bangkalan dibantai hingga leher nyaris putus

Bangkalan-, Ditemukan tewas mengenaskan, Suliha warga Dusun Tapel, Desa Parseh, Kecamatan Socah, Bangkalan, Madura – …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *