Minggu , 1 Agustus 2021
Home / Sumenep / Polres Sumenep Amankan Dokter Gadungan

Polres Sumenep Amankan Dokter Gadungan

tersangka dokter gadungan jalani pemeriksaan polisi
tersangka dokter gadungan jalani pemeriksaan polisi

Sugianto, 43, warga Desa Jate kecamatan kepulauan Gili Genting, diamankan polisi resort Sumenep. Dia ditangkap karena membuka praktik kedokteran illegal selama bertahun-tahun. Pria yang asli penduduk , Desa Sukamakmur, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember ini,  diketahui tidak memiliiki latar belakang pendidikan kesehatan.

Kasubag humas Polres Sumenep AKP Hasanuddin menjelaskan penangkapan terduga pelaku praktik medis ilegal ini, berawal dari laporan beberapa warga setempat, yang mulai resah atas praktik dokter gadungan ini, dan terduga pelaku pun diamankan ketika sedang melakukan tindakan medis terhadap pasien nya, Sukirman, warga desa Lombang Kecamatan Gili Genting.

Menurut nya, pelayanan medis yang diberikan tersangka sudah meresahkan warga sekitar. Selain itu tindakan tersangka melanggar undang-undang UU 36/2014 Tentang kesehatan.

“Tersangka terancam hukuman lima tahun penjara,” ungkap Hasannudin.

Hasannudin menegaskan, dari tangan korban polisi berhasil mengamankan barang bukti (BB) berupa sejumlah alat kesehatan. Antara lain obat-obatan, alat suntik, alat tensi darah dan sejumlah alat medis lainnya.

Hasanuddin menyatakan, informasinya praktik itu sudah lama. Namun, sebelumnya tidak pernah ada laporan. “Pastinya saya tidak tau sejak kapan dia beroprasi. Tapi setelah mendapat laporan kami langsung melakukan penangkapan,” imbuhnya.

Pihak kepolisian resort Sumenep Madura,  menegaskan, kasus itu masih dalam penyelidikan. Tersangka berikut barang bukti telah diamankan di polres untuk penyelidikan lebih lanjut. Termasuk dari mana tersangka mendapatkan alat-alat medis tersebut.

Sementara itu salah satu warga Syaiful Anang, 32, menyatakan, praktik itu sudah berlangsung sekitar lima tahun. Namun tidak pernah ada tindakan apa-apa dari aparat kepolisian setempat. Padahal, praktik itu di wilayahnya sudah menjadi rahasia umum. Hampir masyarakat Pulau Gili Raja sudah mengetahui sosok Sugianto.

”Pertanyaanya kok baru sekarang ditangkap, jangan-jangan karena persaingan,” tanya Syaiful.

Syaiful menuturkan, Sugianto menjalankan praktik  itu tidak seperti dokter dengan membuka tempat praktikpada umum nya. Di tempat tinggalnya tidak ada papan nama layaknya dokter resmi. Dia lebih sering melayani panggilan pasien yang hendak berobat. Di pulau Gili Raja per-desa memiliki tenaga kesehatan resmi dari pemerintah. Namun, karena tidak tahu,warga lebih banyak menggunakan jasanya.(red/smnp))

 

About focus

Lihat Juga

SEBERAPA PENTINGKAH DEBAT?

Oleh : Rausi samorano (forpkot) Sumenep-, Dalam pagelaran kontestasi demokrasi baik itu pemilu maupun pilkada …

(VIDEO) Kepulauan Sumenep Darurat Narkoba

 

Poros Jalan Desa Buddi Arjasa Berlumpur Bertahun-tahun

Sumenep-, Desa Buddi merupakan salah satu desa yang masuk dalam kecamatan Arjasa, yang terisolir ketika …

KADES SAWAH SUMUR TERINDIKASI TERLIBAT MONEY POLITIK PILKADA SUMENEP 2020

Sumenep-, Pemilihan kepala daerah Kabupaten Sumenep akan digelar sebentar lagi, tepatnya pada 9 Desember 2020 …

Lambannya Proses Hukum Dugaan Ijazah Palsu Desa Kangayan

Sumenep-, Dugaan pemalsuan Ijazah yaitu dengan cara memanipulasi data pribadi kepala desa Kangayan, guna melengkapi …

KETIMPANGAN SOSIAL DITENGAH PANDEMI?

Sumenep-, Baru saja rombongan Pemkab Sumenep melakukan perjalanan Safari Kepulauan pada beberapa waktu yang lalu. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *